AGARA JUGA BERASAL dari ALAM PAGARUYUNG

AGARA* JUGA BERASAL DARI ALAM PAGARUYUNG

Agara adalah singkatan dari Aceh Tenggara sebuah sebutan yang sering disematkan bagi Kabupaten Aceh Tenggara ini. menurut historisnya telah ada sejak tahun 1974 dengan ibu kota Kutacane terletak di Tanah Alas. Tanah Alas/Agara adalah tanah bekas kewedanaan Tanah Alas dan Kewedanaan Gayo Lues pada masa penjajahan dahulu. Pada masa itu Tanah Alas dan Gayo Lues berada dalam satu pemerintahan kabupaten yaitu Aceh Tengah denga ibu kota Takengon.
Menurut cerita yang saya baca di buku dan dari keterangan Hj.Siti Abidah(83), beliau adalah salah satu saksi sejarah pada masa penjajahan dan merupakan putri seorang raja di tanah alas ketika masa perlawanan penjajah, khususnya belanda, permukiman pertama orang alas terdapat di Kute Batu Mbulan dan nenek moyang orang Alas berasal dari negeri Alam Pagaruyung Sumatra Barat. Kemudian setelah itu datang rombongan berikutnya dari Bambi kabupaten Pidie dan Gayo Lues. Mulai sejak itu daerah Tanah Alas terbagi dua satu di daerah Batu Mbulan kerajaan yang berkuasa berasal dari alam Pagaruyung SUMBAR dan satu lagi diberi nama Bambel karena kerajaan yang berkuasa rombongan dari Bambi Kab Pidie dan Gayo Lues.
Sekarang Batu Mbulan menjadi sebuah kecamatan begitu juga dengan Bambel. semenjak 2002 Kutacene berpisah dengan Belangkejeren/Gayo Lues, dengan keluarnya UU No. 3 Tahun 2002 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN ACEH BARAT DAYA, KABUPATEN GAYO LUES, KABUPATEN ACEH JAYA, KABUPATEN NAGAN RAYA, DAN KABUPATEN ACEH TAMIANG, DI PROPINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM. dengan kata lain kurang lebih 8 tahun Tanah Alas dan Gayo Lues berpisah.
pada saat ini isu yang berkembang ada sebuah wacana pembentukan sebuah Provinsi baru yang bernama Provinsi Aceh Lauser Antara (ALA), dimana Tanah Alas dan Gayo lues termasuk pada wilayah Provinsi ALA tersebut. pro dan kontra pun timbul atas wacana ini, itu adalah wajar saja, tapi bila kita lihat dari segi sejarah hal ini bukan hal yang baru karena memang ada keserumpunan dan kesamaan adat istiadat, begitu juga dengan beberapa daerah lainnya.
ini adalah bukti kekayaan dan keberagaman indonesia yang harus kita syukuri dan kita jaga dan kita bela. JAYA NKRI.

* TANAH KELAHIRAN PENULIS

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s